MOJOKERTO – Kegiatan pengajian umum dan sholawat di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (22/5/2026) malam, diwarnai insiden yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka.
Korban meninggal diketahui bernama Primasta Firdausi Nuzula (26), seorang mahasiswa asal Kota Mojokerto. Peristiwa itu terjadi saat acara berlangsung di halaman Musholla Wakaf Darun Na’im, Dusun Gedeg Wetan, Desa Gedeg.
Menurut informasi di lokasi, hujan deras turun ketika kegiatan berlangsung. Tidak lama kemudian, suasana mendadak panik setelah ada teriakan warga yang meminta bantuan karena seseorang diduga tersengat aliran listrik di dekat area panggung.
Korban segera dibawa menuju RSUD RA Basoeni Gedeg untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah menjalani pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Dua orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka akibat insiden tersebut dan masih menjalani penanganan medis.
Pihak kepolisian dari Polres Mojokerto Kota bersama Unit Reskrim Polsek Gedeg langsung mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan dan pengumpulan keterangan saksi.
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Jinarwan, mengatakan dugaan awal insiden berkaitan dengan arus listrik yang mengenai peralatan di lokasi acara akibat kondisi hujan.
“Masih dalam proses penyelidikan. Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang yang berkaitan dengan instalasi listrik,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berada di area operator video streaming ketika kejadian berlangsung.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki proses autopsi lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan standar keamanan dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya saat digelar di ruang terbuka dengan kondisi cuaca tidak menentu.
Catatan Redaksi:
Rilisan ini disusun berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian dan sumber lapangan. Proses penyelidikan masih berlansung.