BOJONEGORO — Suasana kegiatan apel Pramuka di MTsN 1 Bojonegoro mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah mobil jenis Avanza diduga menabrak sejumlah siswa di halaman sekolah, Jumat (1/5/2026) pagi.
Insiden terjadi saat kendaraan tersebut hendak keluar dari area sekolah. Namun, dalam kondisi yang masih didalami, mobil tiba-tiba melaju dan menghantam barisan siswa yang tengah bersiap mengikuti kegiatan apel.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya tujuh siswa dilaporkan menjadi korban. Seluruh korban langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Dari jumlah tersebut, dua siswa telah diperbolehkan pulang setelah mengalami luka ringan. Sementara lima lainnya masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara Bojonegoro.
Pengemudi kendaraan juga dilaporkan mengalami kondisi yang memerlukan penanganan medis dan saat ini dirawat di RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.
Perwakilan pihak sekolah, Juri, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari siswa. Ia langsung menuju lokasi dan mendapati kondisi sudah dalam keadaan darurat.
“Saya dapat kabar dari siswa, lalu langsung ke sekolah. Saat sampai, suasana sudah panik,” ujarnya.
Informasi lain menyebutkan bahwa kendaraan tersebut merupakan milik pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan di lingkungan sekolah yang telah berlangsung selama beberapa waktu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Septian Nur Pratama, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian.
“Masih dalam proses pendalaman oleh tim,” ujarnya singkat.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik, khususnya terkait aspek keselamatan di lingkungan sekolah yang sedang berlangsung aktivitas pembangunan. Evaluasi terhadap sistem pengawasan dan keamanan proyek dinilai penting guna mencegah kejadian serupa.
Masyarakat berharap seluruh korban segera pulih dan proses penanganan kasus dapat berjalan transparan serta memberikan kepastian bagi semua pihak.
Catatan Redaksi:
Informasi dalam berita ini dihimpun dari berbagai sumber awal dan masih dalam proses pendalaman. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab dari pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.(red)