🔥 Breaking News
Update berita nasional • Politik • Hukum • Kriminal • Daerah • Internasional • Ekonomi • Cepat • Akurat • Terpercaya • Update berita nasional • Politik • Hukum • Kriminal • Daerah • Internasional • Ekonomi • Cepat • Akurat • Terpercaya •

Pemkab Bojonegoro, BPJS Kesehatan dan Kodim 0813 Perkuat Desa Sehat JKN dan KDMP di Desa Pesen


BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro terus memperkuat sinergi lintas sektor melalui peluncuran program Desa Sehat JKN serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Senin (11/5/2026).

Program tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Gianto, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Deddy Dwi Wijayanto, jajaran Forkopimda, Dinas Kesehatan, Bank BNI, kepala desa, hingga pimpinan fasilitas kesehatan di wilayah Bojonegoro.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan launching payment point pembayaran iuran JKN di KDMP, pembentukan Klub Prolanis Muda, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga senam sehat bersama masyarakat.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa Desa Pesen menjadi salah satu pilot project Desa Sehat JKN di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.

“Desa Pesen ini termasuk pilot project Desa Sehat. Harapannya masyarakat rutin melakukan cek kesehatan gratis sehingga penyakit kronis bisa diketahui lebih awal dan ditangani lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelayanan JKN yang mudah diakses masyarakat serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan kesehatan modern dan cepat.

“Pelayanan JKN harus mudah dan tidak ribet. Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain sektor kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan KDMP sebagai pusat pelayanan masyarakat desa. Pemkab Bojonegoro bersama BNI mendorong digitalisasi koperasi agar mampu menghadirkan berbagai layanan, mulai pembayaran iuran JKN, pelayanan kesehatan dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Deddy Dwi Wijayanto menegaskan bahwa keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang multifungsi, termasuk layanan kesehatan tingkat awal di desa.

“Kami berharap fasilitas klinik kesehatan yang ada di KDMP ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga pelayanan kesehatan di tingkat desa bisa terlaksana. Harapannya nanti bisa menjadi pusat layanan kesehatan awal di desa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan KDMP merupakan bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan dan pelayanan masyarakat desa yang saat ini terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan berbagai stakeholder.

“Kami berharap seluruh KDMP nantinya bisa operasional maksimal dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” tambahnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Gianto menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, fasilitas kesehatan, dan masyarakat merupakan langkah penting dalam memperluas akses kesehatan sekaligus membangun budaya hidup sehat sejak dini.

“Hari ini kita launching pembayaran iuran JKN di koperasi dan juga launching Prolanis Muda. Saat ini banyak anak muda yang sudah terkena penyakit kronis sehingga harus dicegah sejak dini melalui screening kesehatan dan pola hidup sehat,” jelasnya.

Menurutnya, program Desa Sehat JKN tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatannya secara mandiri melalui pemeriksaan rutin, olahraga, dan penerapan pola hidup sehat.

“Kami ingin seluruh masyarakat Bojonegoro sehat. Dimulai dari screening kesehatan, masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing, kemudian menjaga kesehatannya sendiri. Indonesia Emas 2045 dimulai dari masyarakat yang sehat,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, program Desa Sehat JKN diharapkan mampu memperkuat budaya hidup sehat, memperluas akses layanan kesehatan yang cepat dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Bojonegoro.(red
Lebih baru Lebih lama