BOJONEGORO – Pembangunan Jembatan Jelu–Jampet di Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain progres pekerjaan yang dinilai belum signifikan, aspek keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan proyek tersebut turut menjadi sorotan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga saat ini pekerjaan fisik jembatan masih berada pada tahap pembangunan struktur penyangga. Dari informasi yang diperoleh, baru tiga tiang penyangga yang telah dikerjakan, sementara satu tiang lainnya masih belum tersentuh pekerjaan karena kondisi sungai yang belum memungkinkan.
Kepala Desa Jelu, Ridwan, menjelaskan bahwa keterlambatan pekerjaan dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi debit air sungai yang beberapa kali mengalami peningkatan.
"Pekerjaan sempat terhenti beberapa kali karena kondisi banjir. Ketika debit air normal, pekerjaan kembali dilanjutkan. Untuk target penyelesaian, kami masih menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan," ujarnya.
Di tengah proses pembangunan tersebut, masyarakat juga menyoroti belum terlihatnya papan informasi proyek di area pekerjaan. Padahal keberadaan papan informasi merupakan salah satu sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kegiatan yang sedang dilaksanakan menggunakan anggaran publik.
Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala Desa Jelu menyampaikan bahwa papan informasi kemungkinan berada di sekitar lokasi proyek. Namun berdasarkan pemantauan media saat berada di lapangan, papan informasi proyek belum terlihat terpasang di area pekerjaan.
Keterangan berbeda juga disampaikan oleh salah seorang pekerja yang berada di lokasi. Menurut keterangannya, papan informasi proyek belum dipasang dan masih akan dibuat kemudian.
Perbedaan informasi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait pelaksanaan keterbukaan informasi dalam proyek yang menggunakan anggaran publik.
Selain itu, masyarakat juga berharap adanya penjelasan yang lebih rinci mengenai perkembangan pelaksanaan proyek, termasuk tahapan pekerjaan yang telah dilaksanakan dan mekanisme pendanaan yang sedang berjalan.
Jembatan Jelu–Jampet sendiri memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat karena menjadi jalur penghubung yang mendukung mobilitas warga, kegiatan ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan darurat di wilayah setempat.
Sejumlah warga berharap proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai perencanaan serta didukung dengan keterbukaan informasi yang memadai agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan pelaksanaannya secara jelas.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya memperoleh keterangan tambahan dari pihak-pihak terkait guna melengkapi informasi secara berimbang. Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.(Red)