Bojonegoro, 2026 – Kemunculan dua ekor ular berbisa di wilayah Desa Sekar, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, sempat membuat warga panik. Ular tersebut awalnya dikira kobra biasa, namun setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui merupakan king cobra.
Kejadian ini bermula dari laporan warga sekitar pukul 08.30 WIB yang melihat dua ular besar berada di pekarangan rumah. Ciri fisik ular yang dapat berdiri tegak membuat warga semakin waspada.
Laporan tersebut diteruskan kepada tim EXALOS Indonesia Regional Bojonegoro yang kemudian berkoordinasi dengan Pos Bantu Damkar Kecamatan Sekar untuk penanganan cepat di lokasi.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi. Dari dua ekor ular yang ditemukan, satu berhasil diamankan, sementara satu lainnya telah mati sebelum proses evakuasi berlangsung.
Selanjutnya, ular yang diamankan dibawa ke Pos Bantu Damkar sebelum diserahkan kepada tim EXALOS Indonesia untuk penanganan lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi perhatian terkait potensi kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman. Faktor perubahan habitat serta kondisi lingkungan diduga turut mempengaruhi pergerakan satwa tersebut.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri hewan berbahaya dan segera melaporkan kepada pihak terkait seperti Damkar atau relawan yang berkompeten.
Sinergi antara relawan EXALOS Indonesia dan Damkar dalam penanganan ini menjadi contoh kolaborasi cepat dalam menjaga keamanan warga.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan laporan lapangan dan keterangan pihak terkait. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyajian informasi.