BOJONEGORO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 11 Universitas Bojonegoro (Unigoro) mengajak siswa-siswi SD Negeri 1 Kolong belajar langsung proses produksi keripik di UMKM Keripik Singkong Chancun, Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan edukatif tersebut diikuti 16 siswa kelas IV SDN 1 Kolong yang didampingi guru. Program ini bertujuan mengenalkan proses pengolahan pangan lokal sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini melalui pembelajaran berbasis praktik di lapangan.
Rombongan berangkat dengan berjalan kaki dari SDN 1 Kolong menuju rumah produksi milik Ibu Hidayah, pemilik UMKM Keripik Singkong Chancun. Setibanya di lokasi, para siswa disambut dan diberikan penjelasan mengenai tahapan produksi keripik, mulai dari proses pemilihan bahan baku, pemotongan singkong menggunakan alat khusus, pengolahan, hingga proses penggorengan dan pengemasan.
Selain menyaksikan pembuatan keripik singkong, para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai produk unggulan lainnya yang diproduksi UMKM Chancun, seperti keripik pisang gepok dan keripik ubi ungu yang telah dipasarkan kepada masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN-TK Kelompok 11 Universitas Bojonegoro aktif mendampingi para siswa, memberikan penjelasan, serta membuka sesi tanya jawab agar peserta lebih memahami proses produksi sekaligus mengenal dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Koordinator kegiatan menjelaskan bahwa pembelajaran di luar kelas seperti ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai pentingnya mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Selain memperkenalkan proses produksi pangan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal, meningkatkan apresiasi terhadap pelaku UMKM, serta memotivasi generasi muda agar memiliki semangat berwirausaha sejak dini.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam mendukung kegiatan edukasi, mahasiswa KKN-TK Kelompok 11 Universitas Bojonegoro menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Ibu Hidayah selaku pemilik UMKM Keripik Singkong Chancun.
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sekaligus membuka ruang pembelajaran bagi dunia pendidikan melalui kegiatan kunjungan industri sederhana.
Melalui kegiatan ini, Universitas Bojonegoro berharap sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan pelaku UMKM dapat terus terjalin sehingga mampu mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap pengembangan ekonomi lokal.
(Red.)