BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) lanjutan ke sejumlah lokasi yang sebelumnya dilaporkan masyarakat dan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Kegiatan yang dilaksanakan atas arahan Bupati Bojonegoro tersebut dipimpin Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Bojonegoro, serta tim gabungan terkait.
Sidak menyasar sejumlah warung kopi yang diduga menjadi tempat praktik remang-remang serta beberapa rumah kos yang dilaporkan tidak menerapkan pengawasan secara baik.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro melalui akun media sosial resminya, hasil patroli masih menemukan sejumlah kondisi yang memerlukan perhatian bersama.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah ditemukannya seorang anak di bawah umur yang masih duduk di bangku kelas II SMP berada di lokasi bersama pasangannya. Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, keduanya diduga melakukan aktivitas yang tidak semestinya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa pengawasan terhadap anak dan remaja merupakan tanggung jawab bersama, baik keluarga, lingkungan, sekolah, maupun seluruh elemen masyarakat.
Selain sebagai upaya penegakan peraturan daerah, patroli ini juga bertujuan sebagai langkah pencegahan terhadap perilaku seksual berisiko yang dapat berdampak pada meningkatnya penyebaran HIV maupun infeksi menular seksual lainnya.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
(Red.)
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan informasi yang disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro melalui akun media sosial resminya. Redaksi tidak menyebut identitas anak yang ditemukan karena yang bersangkutan masih di bawah umur. Kabar Pers Bhayangkara tetap menjunjung tinggi asas perlindungan anak, asas praduga tak bersalah, serta Kode Etik Jurnalistik.